Sunday, 17 January 2010

Naek Kereta Api

Baru beberapa kali saya naik kereta. Beberapa kali ke luar kota dan beberapa kali di Jakarta. Naik kereta ke luar kota dengan kereta eksekutif atau bisnis (asal tidak penuh) lumayan nyaman. Sayangnya naik kereta ekonomi baik non AC atau AC di Jakarta selalu tidak nyaman. Dua perjalanan terakhir ke Depok pada jam empat sore sangat-sangat tidak enak. Pada saat naik, kereta sudah penuh sesak namun semua pada naik (termasuk saya). Apabila yang turun satu maka yang naik bisa sepuluh orang di tiap pintu masuk. Maka yang ada adalah desak-desakan, sampai tidak ada ruang buat bergerak sehingga kalo mau turun harus mendorong-dorong kayak sumo. Selain itu, karena dempet-dempetan maka bau badan segala rupa manusia ada di hadapan. Bapak-bapak dengan bau badannya yang saik pisan sampe ibu-ibu dengan kombinasi parfum campur keringat yang wedew lah baunya .....


Nah, saya pikir mereka yang pakai Toyota Royal Salon yang katanya lebih senyap faham dan rasakan sendiri naik kereta pas jam segitu. Jangan ngadain sidak karena orang Indonesia sukanya sandiwara maka yang nanti kepala stasiunnya yang turun tangan beresin biar kelihatan rapih dan tidak ada masalah. Ingat, mereka sudah diberi fasilitas yang luar biasa untuk melayani rakyat maka kalau korupsi hanya orang dengan mulut tiga dan serakah seperti setan yang kurang makan yang melakukannya. Gak suka denger kalo pejabat yang bilang " lebih senyap dan nyaman daripada mobil yang lama" ... Dia tidak tahu kalau naik APV saja jauh lebih enak daripada kereta ekonomi pada jam empat sore.  Semoga para pejabat di negeri ini rajin lihat ke bawah dan banyak bekerja untuk mewujudkan kemakmuran rakyat.

1 comment:

SoSRo_McLaren said...

barang gk ilang dan sampai di tempat tujuan tepat waktu pun sudah sangat bagus itu. wekekek

Post a Comment

 
Copyright 2009 Catatan Enigma. Powered by Blogger
Blogger Templates created by Deluxe Templates
Wordpress by Wpthemescreator