Showing posts with label Journal. Show all posts
Showing posts with label Journal. Show all posts

Saturday, 26 June 2010

Photo Liburan

Tak ada narasi atau cerita panjangnya tapi berikut ini adalah photo-photo selama liburan UAS semester delapan. Kayaknya ada request juga dari ketua kelas saya, Sandi Syamsudin, untuk upload beberapa photo di sini. Lumayan nampang. Kali-kali pembaca blog ini ada banyak. Hahahaha. 





ini adalah jembatan layang terkenal di Bandung. Saya lupa namanya. (terkenal kok namanya bisa dilupakan :-D). Land mark baru di Bandung. Sayangnya beberapa hari sebelum saya ke sana, ada kejadian kekerasan oleh geng motor Bandung. Dua korban mati ditusuk. Lumayan serem.




Coba deh perhatikan dengan seksama iklan ini. Unik dan kreatif. Pembuatnya mencoba menggunakan nilai lokal untuk menarik perhatian masyarakat. Kalau di Jakarta kayaknya tag iklannya bakal jadi The Jak pakai anu .... hehehehe. Mas Sandi sendiri kenapa tidak pakai motor Honda ya? Malah Yamaha ....







Nah ini dia, laki-laki tangguh. Buat yang cari calon suami, ini sudah lolos uji kalau masalah kekuatan. Jakarta-Bali-Jakarta dengan Kimko. Mantap kan .... Meskipun masih capek tapi tetap senyum apalagi kalau ada yang ambil photo. hehehe. Nah, nah ... pemuda kuat nan murah senyum ini namanya Jani Handoyo. Pengen kenalan, PM saja Sandi Syamsudin. 






Ini masih Jani. Katanya biar afhdol kalau sudah lewat Bandung, dia mau photo-photo di depan gedung sate. Motor-motoran ke kota Bandung hanya untuk berphoto di depan gedung ini saja lho .... Niat bener Mas Jani ini. 




Ini dia penganan khas Garut yang baru pertama kali saya lihat. Ternyata bukan hanya dodol saja yang khas di sana tapi ini ada kue namanya " boroyot ". Saya pikir namanya kurang menjual karena kata boroyot dalam bahasa sunda menggambarkan keadaan - misalnya - ranjang yang rubuh ke bawah karena ditiduri orang dengan berat yang luar biasa. Namanya bisa saja diambil dari fisik kue nya yang besar di bagian dasarnya. Bahan dasarnya dari tepung beras dan gula merah. Cara bikinnya nanti bakal diajarin sama teh Farah Quinn. :-D




Ini dia ... Model sohor asal kota Priangan. Gaya pisan pose nya .... 











Ini orang jago banget mancingnya. Dia berhasil macing se-ember ikan. Lemparan pancingnya langsung disabet ikan-ikan dalam hitungan kurang dari  semenit. Jago bener ya.... 








Ini adalah pemandangan di lapangan adu domba. Bagus lah tempatnya. Banyak gunung, banyak sawah dan banyak dombanya. 

Tuesday, 22 June 2010

Pretty Woman


Ini adalah film lama yang terkenal. Terkenal dengan lagu “ it must have been love “. Saya mungkin terlambat namun tidak lebih buruk daripada tidak pernah menonton film terkenal ini sama sekali. Bukan hanya merasakan romantismenya namun saya selalu penasaran dengan sebuah film yang terkenal. Saya merasa lengkap saja.

Ada satu bagian dari cerita ini yang mengesankan yaitu konflik antara Edward dengan Morse. Saya tidak ingin ceritakan detail konfliknya namun yang ingin saya tekankan adalah penyelesaiannya. Konflik yang awalnya hendak diselesaikan dengan win lose akhirnya dapat diselesaikan win win. Win lose memang kadang tidak menyenangkan karena biasanya bersifat emosional. Ada dua kutub yang saling berlawanan sehingga rasa senang bertubrukan dengan rasa kecewa. Tapi Edward bisa mengarahkan konflik win lose menjadi win win sehingga pihak lawan menjadi semakin terkesan. Saya pribadi lebih menyukai win win solution karena lebih bijaksana. Saat ada solusi yang baik bagi semuanya maka pemilihan solusi satu menang satu kalah adalah tanda pribadi yang gemar berkonflik.

Film kadang memberikan banyak pelajaran baik nilai yang bagus maupun nilai yang busuk. Saya belajar tentang negosiasi di sini. Saya teringat pada kuliah ini karena saya baru dapat kuliah ini semester delapan yang sudah lalu. Well, saya tidak akan bicara panjang lebar tentang ketidaksukaan saya dengan dosennya tapi hanya sedikir merenung tentang dekadensi-dekadensi kemampuan saya untuk bersaing. Saya sadar dengan ketidakkonsentrasian saya pada kuliah dan banyak ter-distract pada rona rona yang remeh temeh. Lalu bagaimana lagi saya membangun kepercayaan pada kemampuan diri sendiri. Saya mestinya belajar pada Vivian yang akhirnya mau percaya untuk mengubah diri menjadi lebih baik. Vivian mau untuk menyelesaikan SMA nya. Atau pada Edward yang berani untuk mengatasi phobia ketinggiannya.

Harusnya saya belajar untuk focus dan focus. Saya lupakan saja cerita kejayaan saya yang mampu bertahan di tengah badai karena saya mudah goyah dengan agin sepoi-sepoi sekarang. Ayolah!

Ke Dokter


Sudah hampir tiga minggu, kuping kanan saya terasa mendengung. Sensasinya seperti sedang naik mobil dalam jangka waktu lama. Katanya dengung karena ada perbedaan tekanan udara. Saya sudah berencana periksa ke dokter umum ASKES pada awal bulan ini. Sayangnya, dugaan bahwa ini akan sembuh dengan sendirinya membuat saya menunggu sampai tiga minggu. Saya sih menduga kalau ada kapas cotton bud tertinggal karena pada saat saya membersihkan kuping kanan dengan cotton bud, terasa ada serpihan kapas bergerisik.

Kondisi kuping kanan makin lama makin tidak nyaman karena setiap kali menunduk, kuping akan terasa tertutup sehingga saya harus menekan nekan cuping agar terdengar lagi. Akhirnya saya pergi ke klinik Hasanah, klinik ASKES saya. Sayangnya klinik tersebut sekarang sudah tidak beroperasi lagi di Sadang sehingga saya harus ke kantor ASKES dulu untuk memindahkan klinik berobat ASKES nya ke Klinik Asri di seberang Griya Asri. Dokter umum di sana merujuk saya ke dokter THT di RSUD Bayu Asih karena harus ditangani oleh dokter dengan peralatan yang memadai. Wow, rasanya kayak sesuatu yang serius. Saya sebenarnya minta ke RS lain namun rujukan ASKES di Purwakarta hanya ke RSUD Bayu Asih. Bukannya masalah harga namun kredibilitas pelayanan RSUD Bayu Asih sangat menghawatirkan. Saya membuka status di facebook dengan tag Bayu Asih dan teman-teman saya yang berasal dari Purwakarta memberikan komentar negative. Bahkan ada yang memelesetkannya menjadi Bayu Antep. Pada akhirnya, saya akhirnya melanjutkan pengobatan ke sana. Catatan saya antara lain pendaftaran yang tidak terstruktur, tanpa informasi pendaftaran yang memadai, masih ada system – saya tetangga pak anu, ruang tunggu minimum dengan waktu tunggu hampir satu jam dan ketidakjelasan dokter spesialisnya sedang apa. Satu jam berlalu, akhirnya saya masuk ke ruang praktik. Kata dia, ada gumpalan kapas tertinggal dan infeksi. Akhirnya kuping saya disedot dan kapas ditarik dengan kawan lengkung. Sebuah gumpalan kapas yang besar apabila dibandingkan dengan kuman atau bakteri. J Rasanya plong sekali setelah kapas itu hilang. Dokter menuliskan resep cakar ayam berupa obat tetes dan obat minum.

Salah satu obat yang diresepkan adalah CTM untuk alergi. Efek samping obat itu adalah rasa ngantuk. Akhirnya dua hari setelah berobat, pagi-pagi saya ngantuk, siang-siang ngantuk dan malam hari apalagi. Untungnya masih dalam pekan liburan (tambahan). Untungnya lagi, semua jasa dokter dan obat ditanggung ASKES. Saya merasakan manfaat asuransi kesehatan. Saya sebenarnya ikut asuransi Prudential juga namun untuk perobatan yang rawat inap/operasi minor/major/sakit kritis hingga kecelakaan. Ada juga Pru Medical Card yang bisa kita gunakan seperti ASKES tapi sayangnya premi yang harus dibayar mahal. Buat teman-teman, asuransi bermanfaat lho. Tanya aja sama yang sudah memperoleh manfaatnya.

Adu Domba di Garut

Salah satu kesenian yang terkenal di Garut adalah seni ketangkasan adu domba. Domba garut sohor dengan fisik yang tinggi seperti kambing, berbulu tebal dan tanduk yang besar untuk domba jantannya. Domba ini endemik karena ideal diternakan di daerah Garut yang dingin. Dengan fisik yang tangguh, saling adu domba jantan dengan saling menanduk menjadi kesenian rakyat Garut. Saya sendiri kurang tahu, sejarah awal budaya seni adu domba.

Monday, 7 June 2010

Soal Dana Aspirasi



Parlemen saat ini amat gemar membuat kehebohan. Keterbukaan informasi dan maraknya tayangan siaran langsung rapat para anggota dewan membangkitkan gairah popularitas karena mereka tidak menjadi selebritas. Saat ini mereka menyuarakan ide brilliant tentang dana aspirasi. Argument mereka adalah pertanggungjawaban kepada pemilih, memenuhi proposal permintaan dana yang masuk ke para anggota dewan, hingga menjembatani kekurangan dana pembangunan daerah yang miskin fiskal. Pada saat yang sama, banyak resistensi yang muncul baik dari pemerintah maupun organisasi masyarakat. Pemerintah terang-terangan menolak karena banyak melabrak tatanan yang ada. Tapi apa daya, beberapa anggota dewan yang terhormat memang kupingnya terbuat dari logam sehingga mereka memang bebal. Mereka memaksa ide ini menjadi isu prioritas bahkan mengancam akan menyandera APBN 2011.

ATM oh ATM




Ini mungkin menjadi kali yang berkali-kali saya mengganti kartu ATM. Yang saya ingat, saya kehilangan dompet dan segala isinya kurang lebih tiga kali : di BIC, di Pengadegan Selatan dan di Bis Magelang-Jakarta. Repotnya minta ampun karena saya harus mengganti banyak kartu dan itu diurus tidak disatu tempat. KTP diurus di Purwakarta, name tag kantor, kartu ATM ini dan itu sampai kartu membership Centro :-D. Well, all I have to say adalah jangan sampe deh. Riweuh alias repot.
Apakah saya belajar untuk lebih hati-hati? Tentu saja, dan itu pasti. Saya yakin saya tidak mau mengurus penggantian semua kartu di dompet lagi. Saya coba menggunakan dua dompet dan itu tidak berjalan baik karena repot. Saya mencoba menyimpan sebagian kartu ATM (it means ATM nya lebih dari satu :-D) tapi kadang-kadang saya lupa ATM yang ada saldonya di laci sehingga akhirnya saya bawa lagi semua kartu ATM. At least, meskipun upayanya tidak berjalan lancer, saya berupaya  belajar.

Tuesday, 27 April 2010

Hidup Yang Bergairah

Dinamis! Satu kata yang "hidup" dan menjadi inspirasi bagi saya. Stagnansi dan pasif adalah kemunduran bagi saya karena perubahan itu niscaya dan natural seiring dengan waktu yang berlalu. Satu tambahan ekstasi hidup adalah kejutan sehingga dinamisasi mencapai sebuah titik degup detak jantung yang akan memompa adrenalin kita. Itulah hidup yang penuh gairah, penuh dengan energi dan semangat. 

Spontanitas adalah kata yang dulu dihembuskan seseorang kepadaku. Dia menggambarkannya sebagai sebuah kesenangannya dalam menjalani hidup. Saya melihatnya sebagai sebuah kejutan dan pergerakan yang menggairahkan. Saya membayangkan apabila ada pasangan hidup saya datang pada jam makan siang dengan membawakan sekotak makan siang tanpa sebuah warta terlebih dahulu. Sebuah spontanitas yang diambilnya adalah kejutan yang menggairahkan sekaligus romantis. Asalkan tubuh anda tidak memiliki kelainan jantung maka kejutan tidak akan menjadi pintu malaikat kematian. :-D

Menjalani hari dengan riang dan percaya bahwa perlu pergerakan ke atas dan terus ke atas akan membawa kita pada puncak semangat akan perbaikan hidup. Apabila saya bisa menata batu bata hingga sepuluh meter ke atas maka saya akan membuat tumpukan batu bata itu berubah membentuk piramida atau miniatur candi. Sebuah perbaikan dan perbaikan. 

Konsepsi ini yang ingin saya pelihara, terutama di detik-detik dimana detail kerja yang baik menjadi kebutuhan saya. Saya butuh mengerjakan segala sesuatu dengan lebih baik, lebih bergairah dan lebih padu. Saya ingin melihat bahwa apa yang dilihat sebagai beban adalah kejutan yang diresepkan agar kita bisa lebih bergairah lagi melakukannya. Maka satu atau dua minggu bahkan hitungan harian pun adalah kejutan. Maka enam puluh halaman atau lima puluh halaman adalah kejutan. Saya menghargai spontanitas untuk sebuah perbaikan meskipun kadang mengacaukan order. Saya yakin chaos hanya mengamplifikasi semuanya ke titik yang lebih tinggi. Mari bersemangat mengerjakan semuanya!

>< dalam limpahan tugas dan kejutan tugas ><

RINDU

Pada bulan penuh yang menggantung sendu 
Pada kamboja di atas tanah pekuburan 
Pada air yang menetes dan menelusur pelan 




Saya ingin menitipkan pesan 
Bahwa saya tidak pernah merasa menyesal 
Bahwa saya tidak pernah merasa merana 
Pada apa yang baik 
Pada apa yang telah ditetapkan 




Meski kini meredam rindu 
Lalu terasa ngilu di hati
Saya masih bermimpi
Ada pada rumah yang terang 
Dimana kita ada disana 
Meluruskan kaki dan melabuhkan hati

Dream On

Kuliah bagian kedua semester delapan tinggal dua minggu lagi. Minggu berikutnya UAS dan minggu berikutnya lagi adalah libur panjang. Mana yang harus dipikirkan lebih dulu? Atau lebih baik jangan terlalu banyak berpikir dulu. Jalani atau kerjakan apa yang datang terlebih dahulu. 

Kuliah semester ini bisa dibilang kacau bagi saya. Kacau karena jadwal regular yang tidak bisa dipenuhi oleh orang yang diamanahi. Saya yakin bahwa tiap orang punya daftar kegiatan yang membuat dia melakukan penentuan prioritas dan sebagainya. Sayangnya, pendidikan selalu dijadikan prioritas nomor sekian apabila dinilai dari ketersediaan waktu mereka. Saya mengharapkan pelajaran profesionalisme seperti yang dilakukan salah satu pengajar saya semester ini. Dan saya tidak merasa keberatan apabila dia menyinggung dan menyindir. Ada kuliah yang baru masuk tiga kali dalam enam minggu, ada yang harus masuk setiap sabtu dan ada juga yang memberikan tugas buta sehingga mahasiswa harus meraba-raba. Ah, saya mau mengeluh lalu berandai-andai kalau saya mahasiswa teknik perminyakan ITB juga percuma. Sepercuma membuang garam ke lautan karena tidak akan mengubah apa-apa. 

Lalu, kapan ada cerita minggu tenang sebelum ujian seperti di UPI? ah, mari bermimpi saja di minggu sibuk ini. Biarlah saya kembali fokus pada apa yang namanya work out lalu bermimpi lagi kalau saya di ITB dan ketemu dengan mahasiswinya yang pintar dan baik-baik.

Dream On, Man!

Sunday, 24 January 2010

Kerja Keras

Entah tugas kelompok atau tugas pribadi, membuat karya tulis, tulisan dan sebangsanya adalah tugas yang menyenangkan. Menyenangkan terutama saat kita menyenangi mata kuliahnya, bersemangat melakukannya dan mengerahkan upaya yang terbaik. Saya berharap semangat saya selalu berapi-api kalau membuat tugas seperti hari-hari ini.


Nah, ini adalah tugas kelompok semester tujuh yang sangat saya sukai yaitu  Business Plan PT Hexindo Adiperkasa Tbk. Saya suka dengan mata kuliahnya, saya suka dengan prosesnya, bersungguh-sungguh menyelesaikannya, bersemangat mengerjakannya dan memiliki rekan kerja yang sangat mendukung. Paling tidak, saya bisa defense pendapat saya pada saat presentasi. ^^,


Nah, tugas yang lain adalah tugas mengaji masalah, manfaat dan judul skripsi yang sudah ditulis oleh kakak kelas di DIV dan ajun akuntan. Saya tidak yakin dengan kajiannya namun saya pikir ini bisa bermanfaat bagi yang lain. Paling tidak saya masih bisa mengerjakannya dengan cepat. Saya beri judul tugas dua metolit!

Wednesday, 20 January 2010

The Old Man and The Sea



Buku ini bagus lho ... Saya baca hanya dalam beberapa jam saja kepotong tidur malam. Salah satu karya Hemingway yang mendapat banyak penghargaan ....


Yang pasti, buku ini menceritakan sebuah keyakinan, usaha pantang menyerah dan satu lagi yang meresap ke hati saya bahwa setelah semua usaha kita yang maksimal maka apapun akhirnya , itu akan menjadi sesuatu yang melegakan. 


Jadi pengen mancing di laut .... ^^, 

Tuesday, 19 January 2010

BOTCHAN

Saking jenuhnya dengan buku-buku bacaan kuliah SPK yang agak tendensius dan penuh teori konspiratif, sabtu sore saya pergi ke Gramedia di Bintaro Plaza mencari buku bacaan selingan. Tadinya saya ingin membeli komik Shinchan namun apa daya di Gramedia dan kios majalah Hero gak ada. Akhirnya setelah mutar-muter, saya mengambil komik Miko (i always love Miko's story ...simple), Botchan dan The Old Man and The Sea karya Ernest Hemingway. 



Botchan, adalah novel karya Natsume Soseki yang pertama kali terbit tahun 1906. Di negara asalnya, Jepang, Botchan adalah karya sastra klasik dan best seller serta berkali-kali difilmkan. Sebenarnya, saya awalnya mengira buku ini seperti cerita Toto Chan namun sifat si Botchan seperti Huckelbery yang badung. Buat yang suka karya sastra generasi sekarang macam karya Dee atau Ayu Utami pasti akan menemukan rasa yang beda. Cerita Botchan mengalir dengan gaya bahasa zaman dulu dan minim bahasa romantis. Menurutku, Natsume Soseki pandai mengelola konflik sehingga saya merasa kesal atau gemes pas baca bagian dimana ada ketidakberesan. Inti cerita Botchan berkutat pada sikap jujur Botchan dalam memandang hidup sehingga "kadang" dimanfaatkan oleh orang lain dan rasa sayang pengasuh Botchan, Kiyo, yang melebihi rasa sayang ibu dan ayahnya sendiri. Kita juga bisa membaca budaya Jepang dan intrik yang ada di masyarakatnya pada saat itu. 


So, baca sendiri deh ... InsyaAllah memberikan kenyamanan tersendiri pas membacanya. 

Sunday, 17 January 2010

Naek Kereta Api

Baru beberapa kali saya naik kereta. Beberapa kali ke luar kota dan beberapa kali di Jakarta. Naik kereta ke luar kota dengan kereta eksekutif atau bisnis (asal tidak penuh) lumayan nyaman. Sayangnya naik kereta ekonomi baik non AC atau AC di Jakarta selalu tidak nyaman. Dua perjalanan terakhir ke Depok pada jam empat sore sangat-sangat tidak enak. Pada saat naik, kereta sudah penuh sesak namun semua pada naik (termasuk saya). Apabila yang turun satu maka yang naik bisa sepuluh orang di tiap pintu masuk. Maka yang ada adalah desak-desakan, sampai tidak ada ruang buat bergerak sehingga kalo mau turun harus mendorong-dorong kayak sumo. Selain itu, karena dempet-dempetan maka bau badan segala rupa manusia ada di hadapan. Bapak-bapak dengan bau badannya yang saik pisan sampe ibu-ibu dengan kombinasi parfum campur keringat yang wedew lah baunya .....


Nah, saya pikir mereka yang pakai Toyota Royal Salon yang katanya lebih senyap faham dan rasakan sendiri naik kereta pas jam segitu. Jangan ngadain sidak karena orang Indonesia sukanya sandiwara maka yang nanti kepala stasiunnya yang turun tangan beresin biar kelihatan rapih dan tidak ada masalah. Ingat, mereka sudah diberi fasilitas yang luar biasa untuk melayani rakyat maka kalau korupsi hanya orang dengan mulut tiga dan serakah seperti setan yang kurang makan yang melakukannya. Gak suka denger kalo pejabat yang bilang " lebih senyap dan nyaman daripada mobil yang lama" ... Dia tidak tahu kalau naik APV saja jauh lebih enak daripada kereta ekonomi pada jam empat sore.  Semoga para pejabat di negeri ini rajin lihat ke bawah dan banyak bekerja untuk mewujudkan kemakmuran rakyat.

Wednesday, 13 January 2010

Mengenang Emih

Emih, Mamah, Ibu, Bunda adalah kata benda untuk seseorang yang melahirkan kita. Emih adalah cara teman saya, Pipin, memanggil ibunya. Maka saya pun biasa menggunakan kata Emih untuk memanggil ibunya Pipin. Saya menghormati beliau.


Pipin adalah teman, sahabat, rekan kerja dan saudara saya. Saya banyak berterimakasih untuk motivasinya agar saya melanjutkan kuliah. Kami banyak melalui kejadian-kejadian enak dan susah bersama-sama. Saya hadir saat dia menikah, saat dia sidang dan saat dia memiliki anak pertama. Maka saya juga acap kali main, makan dan menginap di rumahnya di Jatiluhur.


Dirumahnya, saya biasa mendapati Emih memanggil saya " Jang eNur ...", Emih memberi kami teh manis hangat begitu sampai dan Emih sibuk menyiapkan makannya. Saya ingat, Emih pernah bilang kalau saya boleh membawa kelapa berkarung-karung untuk keperluan pesta pernikahan saya. Saya tahu Emih mendorong saya agar segera menikah.


Saya tahu kalau Emih punya anak delapan dan banyak diantaranya sukses. Pipin bilang bahwa Emih mencintai anaknya masing-masing 100%. Emih senantiasa mendoakan semua anaknya. Dan itulah Emih kebanggaan Pipin yang rajin shalat malam hingga usia senja.


Mih, kami tahu bahwa tiga hal yang tertinggal pada saat meninggal adalah anak sholeh yang mendoakan, ilmu yang bermanfaat dan infaq. Saya yakin Pipin dan anak-anak Mih yang lain adalah anak sholeh yang selalu mendoakan ibu bapaknya. Saya mendoakan semoga Allah mengampuni dosa-dosa Emih dan menerima seluruh amal perbuatan Emih.


Malam itu, saya merasa kangen dengan kata-kata, teh manis dan senyum Emih ......

Tuesday, 12 January 2010

Buka Buku Kembali






Pada dasarnya, teori yang digunakan dalam Audit Berbasis Sistem Informasi sama dengan audit keuangan yang telah saya pelajari pada saat Matrikulasi. Kami membicarakan tujuan audit saldo, transaksi hingga bukti audit yang digunakan. Pada pertemuan pertama kemarin, selain mendapat review mengenai perbedaan audit berbantuan komputer dan manual, dosen saya memberikan tugas membuat matriks tujuan dan teknik audit yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut. Matriks tersebut diharapkan membantu saya mengais-ngais ingatan mengenai audit. Paling tidak kami faham kenapa teknik A bisa digunakan untuk membuktikan asersi Y. Saya juga mengunggah file tugas saya, silahkan didownload. Semoga bermanfaat.


Tugas Pertama Semester Delapan 

Friday, 8 January 2010

Useful Blog




Saya menemukan blog yang sangat bermanfaat bagi saya, mahasiswa akuntansi pemerintahan, secara khusus dan mahasiswa ekonomi pada umumnya. Diblog yang saya cantumkan di daftar link tersebut kita bisa memperoleh slide/power point dan e-book buku-buku akuntansi, ekonomi dan semacamnya. Bagi saya, ini merupakan berkah karena saya tidak harus membeli buku aslinya dengan harga yang masyaAllah mahal :-).


Secara personal, saya kenal dengan pemilik blog tersebut yang tidak lain adalah kakak kelas saya di STAN. Saya pernah belajar dan diajari oleh beliau mengenai akuntansi. So, thanks ya ....

Wednesday, 6 January 2010

Idealis dan Pragmatis




Saya adalah mahasiswa DIV Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Orang tahu kalau sekolah itu adalah sekolah kedinasan milik Departemen Keuangan yang menyediakan jalur pendidikan D1 dan D3. DIV adalah terusan D3 dan biasanya ditujukan bagi lulusan D3 STAN yang sudah bekerja di unit-unit departemen keuangan. Dengan demikian kami adalah pegawai negeri sipil. Tapi saya tidak akan mengobrolkan sekolah ini dan strata ini. Saya akan bicara yang lain. 




Tuesday, 5 January 2010

Awal

Awal adalah titik mula dimana segala sesuatu bermula. Orang-orang biasanya mengambil satu titik sebagai awalan penghitungan. Awal memberikan sarana bagi orang-orang menghitung, mengevaluasi dan membaca. Awal bisa titik pertama di tahun 2010, awal bisa merupakan hari pertama suatu semester atau saat pertama setelah momen khusus misalnya awal menjadi seorang suami.

Bagi saya, blog ini adalah sebuah awalan yang mengiringi banyak harapan yang ingin diwujudkan tahun ini. Seorang guru saya pernah mengatakan bahwa menuliskan apa yang kamu inginkan membantu kamu konsisten mencapainya. Ini juga pernah disampaikan pada saat saya mengikuti seminar motivasi. Tulislah : liburan ke Bali, naik haji, Mercedes atau bahkan sebuah villa. Maka, saya menuliskan apa yang saya rasakan dan pikirkan.

Catatan enigma adalah sebuah catatan anak manusia yang berisi tuangan pikiran, pendapat dan perasaaan. Catatan ini mungkin berisi catatan kuliah saya juga atau bahkan tugas-tugas yang saya kerjakan karena itu semua adalah buah pemikiran saya. Catatan enigma adalah media berbagi dan belajar. Maka, kelahiranmu sudah ditandai dan belayarlah catatanku.
 
Copyright 2009 Catatan Enigma. Powered by Blogger
Blogger Templates created by Deluxe Templates
Wordpress by Wpthemescreator