
Minggu, 10/01/2010 23:17 WIB
Sidak di Rutan Pondok Bambu
Ayin Punya Ruangan Khusus, Dilengkapi AC dan TV, Ada Ranjang Khusus
Arifin Asydhad, Irwan Nugroho - detikNews
Jakarta - Satgas Pemberantasan Mafia Hukum geleng-geleng kepala. Saat melakukan sidak ke Rutan Pondok Bambu, Satgas menemukan fakta bahwa napi kasus suap, Artalyta Suryani alias Ayin memiliki ruangan khusus, selain sel penjara.
Ruangan khusus itu terletak di lantai tiga. Ruangan ini dilengkapi AC dan TV. Di ruangan ini, juga ada ranjang atau tempat tidur yang nyaman. Selain itu, Ayin juga mempunyai meja kerja di ruangan itu.
"Keterangan yang kami dapatkan Ayin berada di ruangan itu dari pagi hingga malam. Saat malam, dia baru kembali ke selnya," kata Sekretaris Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Denny Indrayana, kepada detikcom, sekitar pukul 22.00 WIB, Minggu (10/1/2010).
Namun, apakah benar Ayin selalu kembali ke selnya pada malam hari, Denny mengaku belum bisa memastikannya. "Tidak tahu apakah memang selalu kembali sel atau tidak, karena di ruangan khususnya itu ada ranjangnya," kata Denny.
Menurut Denny, saat Satgas sidak ke rutan khusus perempuan itu, Ayin sedang tidak berada di selnya. Saat itu, Ayin sedang di ruangan khususnya itu. "Ada yang mengatakan dia sedang melakukan perawatan gigi, ada juga yang bilang melakukan perawatan kulit," ujar pria yang juga menjadi staf khusus presiden itu.
Denny menjelaskan, sel Ayin ternyata juga tidak berada di sel bersama-sama dengan napi lain. "Sel Ayin di tempat khusus, meski masih dalam satu blok. Dia berada di sel sendirian," jela Denny.
Ruangan khusus itu terletak di lantai tiga. Ruangan ini dilengkapi AC dan TV. Di ruangan ini, juga ada ranjang atau tempat tidur yang nyaman. Selain itu, Ayin juga mempunyai meja kerja di ruangan itu.
"Keterangan yang kami dapatkan Ayin berada di ruangan itu dari pagi hingga malam. Saat malam, dia baru kembali ke selnya," kata Sekretaris Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Denny Indrayana, kepada detikcom, sekitar pukul 22.00 WIB, Minggu (10/1/2010).
Namun, apakah benar Ayin selalu kembali ke selnya pada malam hari, Denny mengaku belum bisa memastikannya. "Tidak tahu apakah memang selalu kembali sel atau tidak, karena di ruangan khususnya itu ada ranjangnya," kata Denny.
Menurut Denny, saat Satgas sidak ke rutan khusus perempuan itu, Ayin sedang tidak berada di selnya. Saat itu, Ayin sedang di ruangan khususnya itu. "Ada yang mengatakan dia sedang melakukan perawatan gigi, ada juga yang bilang melakukan perawatan kulit," ujar pria yang juga menjadi staf khusus presiden itu.
Denny menjelaskan, sel Ayin ternyata juga tidak berada di sel bersama-sama dengan napi lain. "Sel Ayin di tempat khusus, meski masih dalam satu blok. Dia berada di sel sendirian," jela Denny.
Senin, 11/01/2010 00:35 WIB
Sidak di Rutan Pondok Bambu
Ayin Pernah Keluar Tahanan Dua Kali
Irwan Nugroho - detikNews
Sidak di Rutan Pondok Bambu
Ayin Pernah Keluar Tahanan Dua Kali
Irwan Nugroho - detikNews
Jakarta - Tidak hanya mempunyai fasilitas khusus, Artalita Suryani alias Ayin, juga bisa leluasa meninggalkan Rutan Pondok Bambu, tempat ia ditahan. Diketahui terpidana kasus suap terhadap jaksa Urip Tri Gunawan itu pernah dua kali meninggalkan buinya.
"Pernah keluar dua kali," kata anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Mas Achmad Santosa, saat dihubungi detikcom, Minggu (11/1/2010). Satgas melakukan inspeksi mendadak (sidak) di rutan dari pukul 19.00 hingga 22.00 WIB.
Kepada Ota, sapaan akrabnya, Ayin menjelaskan kepergian pertamanya ke luar rutan untuk keperluan periksa gigi. Sedangkan yang kedua untuk melayat anggota keluarganya yang meninggal.
Satgas juga menemui ruangan khusus untuk Ayin yang terletak di lantai tiga. Ruangan ini dilengkapi AC dan TV. Di ruangan ini, juga ada ranjang atau tempat tidur yang nyaman. Selain itu, Ayin juga mempunyai meja kerja di ruangan itu. Saat sidak, Ayin pun kepergok sedang melakukan perawatan kulit di ruangan khususnya tersebut.
(lrn/lrn)
"Pernah keluar dua kali," kata anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Mas Achmad Santosa, saat dihubungi detikcom, Minggu (11/1/2010). Satgas melakukan inspeksi mendadak (sidak) di rutan dari pukul 19.00 hingga 22.00 WIB.
Kepada Ota, sapaan akrabnya, Ayin menjelaskan kepergian pertamanya ke luar rutan untuk keperluan periksa gigi. Sedangkan yang kedua untuk melayat anggota keluarganya yang meninggal.
Satgas juga menemui ruangan khusus untuk Ayin yang terletak di lantai tiga. Ruangan ini dilengkapi AC dan TV. Di ruangan ini, juga ada ranjang atau tempat tidur yang nyaman. Selain itu, Ayin juga mempunyai meja kerja di ruangan itu. Saat sidak, Ayin pun kepergok sedang melakukan perawatan kulit di ruangan khususnya tersebut.
(lrn/lrn)
Senin, 11/01/2010 00:56 WIB
Sidak di Rutan Pondok Bambu
Ayin Pernah Pimpin Rapat Perusahaan di Rutan
Irwan Nugroho - detikNews
Sidak di Rutan Pondok Bambu
Ayin Pernah Pimpin Rapat Perusahaan di Rutan
Irwan Nugroho - detikNews
Jakarta - Banyak kelonggaran-kelonggaran yang didapatkan Artalita Suryani (Ayin) saat menjalani hukumannya di rumah tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Diketahui pengusaha asal Lampung ini juga pernah memimpin rapat perusahaan di dalam rutan.
"Di dalam juga pernah mengadakan rapat dengan para karyawan, karena katanya dia harus mengurusi 70 puluh ribu sampai 80 ribu karyawan," kata anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Mas Achmad Santosa, saat dihubungi detikcom, Minggu (11/1/2010). Satgas melakukan inspeksi mendadak (sidak) di rutan Pondok Bambu dari pukul 19.00 hingga 22.00 WIB.
Tidak hanya bisa memimpin rapat, Ayin juga diketahui pernah dua kali meninggalkan bui. Terpidana kasus suap terhadap jaksa Urip Tri Gunawan ini pun mempunyai ruangan khusus yang terletak di lantai tiga rutan.
Ruangan ini dilengkapi AC dan TV. Di ruangan ini, juga ada ranjang atau tempat tidur yang nyaman. Selain itu, Ayin juga mempunyai meja kerja di ruangan itu. Saat sidak, Ayin pun kepergok sedang melakukan perawatan kulit di ruangan khususnya tersebut.
(lrn/lrn)
"Di dalam juga pernah mengadakan rapat dengan para karyawan, karena katanya dia harus mengurusi 70 puluh ribu sampai 80 ribu karyawan," kata anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Mas Achmad Santosa, saat dihubungi detikcom, Minggu (11/1/2010). Satgas melakukan inspeksi mendadak (sidak) di rutan Pondok Bambu dari pukul 19.00 hingga 22.00 WIB.
Tidak hanya bisa memimpin rapat, Ayin juga diketahui pernah dua kali meninggalkan bui. Terpidana kasus suap terhadap jaksa Urip Tri Gunawan ini pun mempunyai ruangan khusus yang terletak di lantai tiga rutan.
Ruangan ini dilengkapi AC dan TV. Di ruangan ini, juga ada ranjang atau tempat tidur yang nyaman. Selain itu, Ayin juga mempunyai meja kerja di ruangan itu. Saat sidak, Ayin pun kepergok sedang melakukan perawatan kulit di ruangan khususnya tersebut.
(lrn/lrn)
No comments:
Post a Comment